My Quotes

elegi

Entah Karma itu ada atau tidak yang jelas aku percaya bahwa apa yang akan kau nanti hari ini akan kau tuai suatu hari nanti. Sama ketika saat itu dengan entengnya kau mengatakan ‘kita cuma adek-kakak’ . Ahh… mungkin aku terlalu bodoh menganggapmu ada rasa, mungkin akau terlalu polos mengorbankan begitu banyak waktu denganmu yang tanpa kusadari aku hanya pengisi waktu luangmu. Setelah itu aku memilih pergi setelah kau merasa terbantu dengan hadirku, setelah semua kepolosanku mengerjakan semua tugas-tugas kuliah bahkan tugas akhirmu. Aku pergi menjauh memilih untuk sendiri, mungkin ini berat tapi kata-kata terakhirmu itu sungguh teramat sangat sakit. 
Aku mulai menghibur diriku untuk lebih pada diri sendiri dari sebelumnya yang hanya kuhabiskan waktu untuk selalu berada disampingku tatkala kebingungan mencaci maki pikiranmu. Mungkin ini teguran untukku, aku salah pernah terlalu dekat denganmu. Iya ini salahku, tapi sudahlah kepergianku ini juga membuatku berpikir untuk berhati-hati mengenal jenismu lagi. Ini yang membuat trauma yang belum tahu kapan sembuhnya. Tapi, tak apa kau berhasil membuatku terjungkal jauh, jauh kedepan bukan kebelakang. Aku berhasil menjadi lebih baik dari kemarin. Mungkin sekarang kau membaca tulisan ini. Aku hanya ingin menyampaikan bahwa terimakasih pernah hadir dalam hidupku, terimakasih pernah memberi warna dan terimakasih untuk trauma ini. Apa kabarmu di sana? Masih ada korban lagi setelahku? Masihkah sikapmu sama seperti dulu yang meng’eksploitasi’ rasa dari perempuan kemudian kau manfaatkan untuk kepentinganmu sendiri yang pada akhirnya kau membuatnya kecewa. Apakah kau masih sama?. Semoga saja tidak, tapi kulihat kau sedang kesulitan. Merintih kesakitan entah karena apa. Aku harap ini bukan karma. Tapi, aku hanya melihatmu dari jauh sambil tersenyum. Kau tak berubah sama sekali.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

error: Hayo mau ngapain???
Exit mobile version